Senin, 31 Juli 2017

Aktivitas Penebangan Kayu Alam di Simataniari Parlilitan Humbanghasundutan, Masi Terus Berjalan

Parlilitan, Humbanghasundutan

Diketahi di Dusun Pargamanan Desa Simataniari Kabupaten Parlilitan Kabupaten Humbanghasundutan masih ada aktivitas penebangan Kayu Olahan di hutan yang berdekatan dengan lahan konsesi Perusahahaan Toba Pulp Lestari ini.

Wartawan media sinartapanuli,com pun menjejaki Informasi tersebut ke lokasi, termasuk di Hutan simarombun dan hutan Bintang maria nampak terlihat bekas aktivitas penebangan dimaksud, di lokasi kebetulan ada warga yang mengaku sebagai petani kemenyan yang enggan disebut namanya bermarga Tamba kenetulan yang Kebetulan Ia punya ladang kemenyan di hutan simarombun dan saban hari di bolak balik sekali semingu melihat kebun kemenyaan nya disana.

Kepada media ini Tamba menjelaskan, akibat penebangan tersebut sangat berdampak pada lingkungan apalagi pada petani kemenyan seperti dirinya, serta Ia menjelaskan sudah lama kegiatan ini berjalan dan oknum pelaku penebanganya pun merupakan warga Desa Simataniari yang diduga di bacup oleh oknum aparat tertentu hingga bebas melenggang.

"petani kemenyaan di sini jelas di rugikan termasuk saya sendiri ditambah lagi marak mya penenebangan kayu alami seperti kayu Meranti, Sappinur Salahia dan lain nya, tapi apalah daya kami sebagian warga disini karena bukan kami yang memberi kayunya, tapi adalah orang lain yang memiliki lahan disini, dan lalu di jual keluar " Ucapnya

Tamba Memaparkan dampak lain akibat sering nya penebangan di desanya berdampak besar pada lingkungan sekitar seperti terlihat di sungai aek simonggo yang semakin hari semakin berkurang debit airnya

"kami melihat sebagai masyarakat prihatin dengan kerusakan hutan ini jangan jangan dalam tempolima sampai sepuluh tahun lagi persawahan yg berada di desa kami termasuk di desa sion timur 1 Hutagodung dusun Tahal bosi kena imbas nya lantaran air persawahan akan mengering apa bila tidak ada pengawasan pemalakan hutan di simarombun soal nya mata sungai persawahan kami dari sana dan ini lanataran pemalakan liar ini seolah olah tidak ada pengawasan oleh Dinas terkait" Ucapnya.

Terakhir, Tamba mengharapkan sekaligus dari petani kemenyaan untuk dinas terkait Agar segera turun ke lokasi dan bertindak cepat untuk pelaku pemalakan liar Khususnya di Kecamatan parlilitan di proses sesuai dengan ketentuan.

(Saut Tumanggor)
Next article Next Post
Previous article Previous Post