Minggu, 30 Juli 2017

Diduga Langgar Hukum,Pengunjukrasa di Perayaan HUT Humbahas Diboyong ke Kantor Polisi

 

Doloksanggul,Humbahas,Sinartapanuli

- Aksi unjukrasa yang dipertontonkan oleh puluhan orang yang mengaku dari mahasiswa pada saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-14 kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) di Tanah Lapang Merdeka Doloksanggul,Sabtu (28/07/17),dinilai berpotensi pidana.Aksi ini melanggar UU RI Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, ancamannya adalah 4 bulan penjara.

Ketika awak media ini mempertanyakan sekaitan potensi pidana yang dilanggar pengunjukrasa tersebut,Polres Humbahas melalui Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor menegaskan tidak melakukan penahanan.

"Mereka masih muda,kita harapkan pembinaan yang kita berikan menjadi modal mereka ke depan.Tak perlu di tahan.Ancaman pidananya cuma 4 bulan saja",tukasnya.

Menurut Jhonser ,pelaku unjukrasa rasa tersebut sudah dimintai keterangannya.

"Mereka ada 9 orang.Tidak benar mereka hanya dari mahasiswa,yang tidak mahasiswa pun ada kok", ungkapnya melalui seluler.

"Setelah kita mintai keterangan,aksi ini tak ada yang menunggangi,jadi tak perlu dibesar-besarkan lagi.Hanya saja,kalau mereka mau demo lagi, harus melapor dulu sama kita", imbuh Jhonser kembali.

Selain itu,aksi tersebut juga menuai berbagai komentar dari masyarakat.Beberapa warga ada yang menyayangkan aksi ini.Bahkan sebagian warga ada yang menduga kalau aksi tersebut dirancang oleh seseorang aktor politik.

"Sekaliber mahasiswa masak ga tau aturan demo? Mereka yakin itu uda melanggar hukum.Tapi itu tadi,ada dugaan mereka dibekingi seseorang aktor politik yang kontra Pemkab Humbahas",ujar seorang warga yang namanya tak mau disebutkan.

Namun,selain itu ada juga warga yang tak terlalu menyalahkan aksi tersebut.

"Ga apa-apa itu sebenarnya.Biar pemerintah dapat introspeksi diri.Itu kan mengkritisi.Tapi caranya aja yang kurang tepat",tambah warga lainnya.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor tak ketinggalan memberikan komentarnya. Sikap seorang pemimpin yang ksatria benar-benar ditampillkannya.Melalui akun facebook pribadinya @DosmarBanjarnahorII,Dosmar tak mempermasalahkan unjukrasa tersebut.

"Menyikapi aksi mahasiwa kemarin, tidak ada yang salah dengan aksi mahasiswa yg menyampaikan aspirasi melalui tulisan atau spanduk pada saat HUT Humbahas ke-14, itu sebagai bahan utk mengingatkan agar lebih bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja serius. Tetapi yakinlah bahwa kami (pemda) Humbahas akan menyujudkan janji kampanye, dan perlu diingat bahwa perubahan membutuhkan proses tidak spt membalikkan tangan, oleh karena itu kepada adik-adik mahasiswa tetap melakukan kewajiban utk terus belajar agar bisa menjadi generasi emas dari humbahas, apabila ada perlakuan tidak wajar dari petugas satpol pp atau kepolisian saya minta maaf mewakili mereka",bunyi status facebooknya.

Sebelumnya,aksi unjukrasa sempat mengangetkan orang-orang yang menghadiri perayaan hari ulang tahun kabupaten Humbahas pada Sabtu lalu.Puluhan pemuda secara tiba-tiba mampu menyusup dan membentangkan sebuah spanduk di tengah lapangan saat Bupati Dosmar Banjarnahor memberikan kata sambutan.

Perayaan HUT Humbahas yang dihadiri Gubernur Sumut Ir Tengku Nuradi dan Kapoldasu Paulus Waterpaw ini pun sontak riuh seketika.

Aksi ini tak berlangsung lama,pihak kepolisian dibantu Sat Pol PP segera mengamankan puluhan pengunjukrasa tersebut dan menggelandang merek ke Mapolsek Doloksanggul untuk dimintai keterangan.

 

 

(Rachmat Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post