Minggu, 30 Juli 2017

Luar Biasa!!! Ahok Memulai, Djarot Menyelesaikan dan akan Diresmikan Jokowi

Pembangunan simpang susun Semanggi dimulai lebih kurang satu tahun lalu, pada Jumat (8/4/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang meresmikan awal pembangunannya.

Pembangunan simpang susun Semanggi tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan menggunakan dana kompensasi lantai bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada dengan nilai sekitar Rp 360 miliar.

Pengerjaannya dilakukan oleh kontraktor PT Wijaya Karya.

Dulu, Ahok begitu membanggakan proyek simpang susun Semanggi dan menyebutnya sebagai proyek monumental karena dibangun dengan bentang terpanjang di atas jalan tol dalam kota secara full precast melengkung (hiperbolik)

Suasana malam kota Jakarta terlihat indah dengan warna-warni lampu LED yang terpasang di Simpang Susun Semanggi (SSS) di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (27/7) malam. Jalan Simpang Susun Semanggi merupakan ikon baru dari ibukota Jakarta yang akan diresmikan pada 17 Agustus mendatang oleh Presiden Joko Widodo. Warna warni Lampu LED jalan ini untuk mempercantik wajah kota Jakarta. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

"Ini sejarah sipil pertama Indonesia yang memasang precast membentang sepanjang 80 meter di atas Semanggi. Jadi ini pertama kali sejarah Semanggi kita konstruksi sipil begitu luar biasa," kata Ahok, saat meresmikan pembangunan simpang susun Semanggi, Jumat (8/4/2016).

Ahok juga senang karena infrastruktur semegah ini dibangun tanpa menggunakan dana APBD.

Dia bangga bisa membuat pengembang melunasi kewajiban KLB dalam bentuk infrsatruktur yang berguna untuk warga.

"Uang enggak cukup, di sini fungsi preman resmi. Tanah dan udara itu milik negara sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," ujar Ahok.

 

Sekitar satu tahun setelah peresmian pembangunannya, tepatnya pada Selasa (25/4/2017), simpang susun Semanggi tersambung dan melingkar.

Desain simpang susun Semanggi kerap disamakan dengan logo band Slank dan juga daun semanggi.

Box girder terakhir dipasang di bentang flyover sisi barat yang menggantung di atas Jalan Jenderal Gatot Subroto, pada tengah malam.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memuji kecepatan pembangunan simpang susun tersebut.

"Saya dan Menteri Perhubungan datang ke sini untuk mengapresiasi PT Wijaya Karya, yang telah membuktikan bahwa kalau kita kerja lebih serius itu bisa bekerja lebih cepat dengan kualitas yang mungkin lebih baik," kata Basuki, di Semanggi, Selasa malam.

Dengan terpasangnya box girder terakhir, konstruksi utama simpang susun Semanggi telah selesai.

Kemegahan simpang susun Semanggi dipercantik dengan lampu-lampu yang dipasang melingkar.

Lampu-lampu tersebut akan mempercantik Simpang Susun Semanggi pada malam hari.

Manajer Proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi (SSS), Dani Widiatmoko mengatakan, pemograman untuk animasi lampu itu ditangani perusahaan lokal yang bekerja sama dengan perusahaan elektrik dari Australia yang sudah berpengalaman.

"Perusahaan lokal bekerja sama dengan perusahaan asal Australia yang biasa menangani Opera House dan pencahayaan di tempat-tempat ikonik," kata Dani.

Selain pemograman untuk animasi, lampu-lampu yang digunakan juga memakai produk Panasonic, Philips, dan Lumascape.

Menurut rencana peresmian beroperasionalnya simpang susun Semanggi ini akan dilakukan oleh presiden Jokowi pada 17 Agustus 2017 mendatang.

 

 

 

 

(ST7/tribunnews.com)
Next article Next Post
Previous article Previous Post