Senin, 31 Juli 2017

Terkait Anggaran Pilgub SUMUT Meningkat Drastis, Ini Penjelasan Ketua KPU

Sinartapanuli.com Medan Sumut

-Dana penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 telah ditetapkan, yakni senilai Rp 855 miliar.

Dana ini meningkat drastis dari yang ditetapkan untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut pada periode sebelumnya, yakni senilai Rp 482 miliar.

Tak hanya dana buat KPU yang meningkat, dana untuk Bawaslu Sumut juga meningkat dari periode lalu. Bila sebelumnya dana Bawaslu berjumlah sekitar Rp 76 miliar, maka untuk pemilihan 2018 nanti dana ini meningkat menjadi Rp 233 miliar.

 

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengakui dana yang perlukan buat menyelenggarakan pesta demokrasi di Sumut ini meningkat signifikan dari sebelumnya.

Katanya, beberapa penyebab anggaran ini meningkat karena kebutuhan alat peraga kampanye serta acara debat kandidat.

Keduanya akan difasilitasi oleh KPU sehingga menyebabkan peningkatan biaya.

"Kalau pada 2013, alat peraga kampanye dan debat kandidat itu difasilitasi masing-masing pasangan calon, nah sekarang itu difasilitasi penyelenggara pemilihan. Itu yang membuat peningkatan," ujar Mulia usai menghadiri acara Coffee Morning Persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja, Medan, Senin (31/7/2017).

Di samping dua hal itu, kata Mulia, peningkatan anggaran ini juga dikarenakan adanya kebijakan dari Kementerian Keuangan terkait kenaikan honor tenaga adhoc.

"Ada kenaikan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Peraturan Menteri Keuangan. Sekarang tenaga adhoc di tingkat PPK sudah Rp 1,7 juta," pungkas Mulia.

 

(ST1/tribunnews.com)
Next article Next Post
Previous article Previous Post