Rabu, 26 Juli 2017

Warga Apresiasi Proyek Pengerjaan Saluran Irigasi di Pollung Humbahas

 

Pollung,Humbahas,Sinartapanuli.com

- Proyek peningkatan saluran irigasi yang sedang dikerjakan di desa Hutajulu, kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan (Humbahas), mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat.Karena menurut masyarakat setempat, pembangunan saluran irigasi ini terbilang tepat sasaran terhadap kepentingan warga.

Sudah bertahun-tahun dan bahkan berpuluh tahun lamanya,warga setempat menunggu adanya proyek pembangunan ini.Pasalnya, semenjak dibangun dulunya oleh Belanda di masa penjajahan silam, saluran irigasi untuk persawahan ini jarang disentuh pembangunan.

Padahal, saluran irigasi ini terbilang pusat urat nadi kehidupan warga sekitar karena berfungsi mengairi beratus-ratus hektar lahan sawah penduduk.

Presiden Joko Widodo dengan keinginannya menjadikan Indonesia sebagai swasembada pangan boleh dibilang tak sekedar sebatas retorika.Terbukti, sekalipun desa-desa yang terpencil seperti Hutajulu ini,juga tak luput dari perhatian pemerintah pusat.

Bersumber dari APBN 2017 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,pemerintah mengucurkan dana yang terbilang fantastis untuk proyek ini.Tak tanggung-tanggung,dana Rp 13 Miliar bakal dibelanjakan oleh PT Natama Karya Jaya,selaku rekanan,untuk bisa merampungkan pembangunan ini nantinya.Dan lahan pertanian yang akan menjadi berfungsi sebagai sawah nantinya sekitar 1200Ha.

Horas Lumban Gaol seorang warga desa ini mengaku sangat bangga dengan dikerjakannya proyek pembangunan irigasi ini.Karena,kata Horas, akan banyak nanti lahan tanahnya berubah fungsi.

"Tanah kita agak lumayan nanti yang kebagian air dari irigasi ini.Sekarang ga difungsikan lantaran gersang dan tandus.Tapi nanti,akan kita olah jadi sawah.Karena air akan sampai ke sana", ujarnya pada awak media ini,Rabu siang (26/07/17).

Sinaga,yang juga merupakan warga desa ini turut mengaku bahagia dengan adanya pembangunan ini.

"Kalau musim kemarau begini kan, sawah-sawah ga akan kekeringan.Kami gagal panen mayoritas diakibatkan jumlah debit air yang sedikit.Tak jarang warga sini berebutan air kalau musim kemarau begini.Yang biasanya satu kali setahun panennya, mudah-mudahan bisa nanti sampai dua kali", pungkasnya.

Sementara itu,pihak PT Natama Karya Jaya melalui Site Manager, Hakrin Lumban Batu mengatakan proyek ini masih dalam proses pengerjaan.

"Panjang saluran irigasi ada 2000 m lebih.Yang sudah hampir selesai barulah 1100 m ",ungkapnya.

Lumban Batu selaku juga menambahkan bakal bekerja dengan baik agar kualitas bangunan tak terabaikan.

"Apalagi saya sebagai putra desa ini,akan kita berikan yang terbaik untuk kampung halaman kita ini",katanya bernada sungguh-sungguh.

 

 

 

 

(Rachmat Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post