Kamis, 03 Agustus 2017

Boru Sihombing: "Seorang Ayah Yang Membunuh Anak Kandungnya Sendiri Bisa Divonis Bebas... Hakimnya Waras Gak? "

Doloksanggul,Sinartapalui.com - Ratusan warga yang mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tarutung yang bertempat di Jl Merdeka Doloksanggul,mempertanyakan kewarasan hakim yang memvonis bebas terdakwa pembunuhan anak kandungnya sendiri,Mangasa Sibarani,Kamis (03/07).

Aksi damai warga desa Aek Lung digelar lantaran keprihatinan mereka terhadap matinya keadilan di negeri ini, khususnya putusan PN Tarutung yang memvonis bebas Mangasa Sibarani.Sebab,warga meyakini kalau pembunuh Aldi Sibarani adalah ayah kandungnya sendiri.

Dalam orasinya,warga membawa spanduk yang bertuliskan "Putusan Pengadilan Negeri Tarutung 'Mandul',Siapa Pembunuh Aldi Manata Sibarani". Sementara spanduk lainnya berisi foto almarhum Aldi Sibarani saat ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Seorang warga Boru Sihombing dalam orasinya di hadapan pihak kejaksaan, kepolisian,dan panitera, mengatakan kalau peserta aksi ini ingin menemui hakim yang menangani kasus tersebut.

"Seorang ayah yang membunuh anak kandungnya sendiri bisa divonis bebas... Hakimnya waras gak? ", teriak ibu separuh baya ini dengan lantang.

Kapolres Humbahas Nicolas A Lilypali yang hadir sebagai pihak keamanan, didamping Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor,Kasat Intel AKP A Parhusip,dan puluhan personilnya,kepada peserta unjukrasa meminta agar suasana kondusif tetap terjaga.

"Aldi itu anak bapak dan ibu, juga anak saya juga,itu berarti anak kita bersama.Putusan hakim haruslah kita hormati, tetapi putusan tersebut belumlah final dan mengikat.Masih ada kesempatan untuk JPU untuk kasasi,saya yakin dengan bukti dan petunjuk yang ada, Mahkamah Agung yang menangani ini akan berpihak kepada kita nantinya", ujarnya.

"Jadi,kita minta kerjasamanya,hakim yang memvonis Mangasa saat ini ga ada,jadi kalau mau demo lagi hari Kamis,yang tentunya sesuai prosedur, silahkan dikonsep lagi.Untuk saat ini, marilah kita pulang ke rumah masing-masing dengan damai",imbuh sang Kapolres.

Ratusan warga yang memadati lokasi PN Tarutung ini pun berangsur-angsur pulang.Dengan aman dan damai, seluruh peserta aksi meninggalkan pekarangan pengadilan ini.

Kepada sejumlah awak media, Kapolres Humbahas Nicolas A Lilipaly mengungkapkan keyakinannya kalau Mangasa Sibarani selaku terdakwa tidak akan lolos nantinya di kasasi JPU.

"Dia bisa bebas kemarin kan karena testimoni pledoi.Itu keterangan terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya di depan pengadilan,itu hak dia sebagai terdakwa.Isu-isu yang dikembangkan pihak terdakwa pasti terbantahkan nantinya.

Kita miliki semua,rekaman,bukti-bukti,maupun petunjuk yang memperkuat tuntutan jaksa", kata Nicolas.

Sementara Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Humbahas Bona Siregar mengatakan kalau pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan memori kasasi terkait kasus ini.

"Senin depan.Mudah-mudahan ga ada halangan,kita akan layangkan memori kasasi", ujarnya.

Kata Bona, berdasarkan bukti-bukti dan petunjuk,dan juga keterangan para saksi, pihaknya berharap Mahkamah Agung yang menangani kasus ini akan sependapat dengan mereka nantinya.Karena menurutnya, bukti dan petunjuk yang mereka kantongi sangat kuat.

(Rachmat Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post