Rabu, 02 Agustus 2017

Kalau Benar Ada Terowongan di Kediaman Tjong A Fie Medan Sumut, Ini Bakal jadi Temuan Hebat

Medan Sumatera Utara- Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo Panjaitan meminta Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata memastikan kebenaran kabar yang menyebutkan adanya terowongan di sekitar kediaman Tjong A Fie Jalan Ahmad Yani, Medan.

Permintaan ini dilontarkan Boydo saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Medan, Selasa (1/8/2017).

Diwawancarai Tribun, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU Budi Agustono mengaku sering mendengar informasi tersebut, namun tak satu pun data dan dokumen tempo dahulu yang membenarkan adanya terowongan.


"Belum jelas kebenarannya, ini hanya ingatan kolektif masyarakat. Nyaris tak ada data dan dokumen sejarah terkait terowongan itu.

Saya pun mendukung adanya penelitian," ucap Budi Agustono.

Ia menceritakan bahwa kawasan Kesawan sudah mulai berkembang pada 1870-an.

Kurun waktu tersebut tak ada gejolak keamanan sehingga apabila benar ada terowongan, maka terowongan tak berfungsi sebagai tempat perlindungan para pengusaha.

"Terowongan memiliki banyak fungsi, bisa tempat persembunyian, penyimpanan senjata, perlintasan dan lainnya. Isi terowongan akan menjadi temuan baru terkait penyimpulan sosiologis masyarakat pada saat itu," sambungnya.

Memulai penelitian kebenaran adanya terowongan bukan perkara mudah, Pemko Medan harus memperoleh izin dari ahli waris kediaman Tjong A Fie.

"Penggalian harus dikomunikasikan ke ahli waris. Kediaman Tjong A Fie memiliki sejarah penting," pungkasnya.

 

(ST3/tribun-medan.com)
Next article Next Post
Previous article Previous Post