Senin, 21 Agustus 2017

Polda Sumut Panggil Tiga Saksi Kasus Dugaan Pencemaran Danau Toba

Sinartapanuli.com
MEDAN - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimsus Polda Sumut) memanggil tiga orang saksi untuk menjalani pemeriksaan perihal dugaan pencemaran Danau Toba, Senin (21/8/2017)

Ketiga nama yang disuruh menghadap Subdit IV Tipiter masing-masing, Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Maruap Siahaan, Ketua Departemen YPDT, Sandi Ebener Situngkir dan Ketua Tim Ligitasi YPDT, Robert Paruhum Siahaan.

Kasus ini kembali mengemuka setelah YPDT membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomor LP/706/VII/2017 Bareskrim tanggal 19 Juli 2017.

Atas dasar laporan tersebut, Bareskrim memerintahkan Polda Sumut untuk kembali memanggil saksi-saksi yang keterangannya akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Ternyata laporan kita yang dulu itu ditindaklanjuti tanpa ada pemberitahuan ke kami. Makanya kami buat laporan lagi ke Bareskrim. Akhirnya Bareskrim minta Polda Sumut untuk menindak lanjuti," kata Ketua Tim Ligitasi YPDT, Robert Paruhum Siahaan di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut.

Ia menjelaskan, keterangan para saksi yang keterangannya dituangkan dalam BAP itu menyasar soal perkara oknum yang diduga melakukan pencemaran Danau Toba yakni Pasal 98 Ayat (1) dan (2).

Dikatakanya, Polda Sumut sudah turun ke lokasi untuk mengambil sample air Danau Toba yang diduga dicemari limbah sebanyak dua kali. Namun, perkembangan demi perkembangan urung dibeitahukan ke YPDT sehingga pihaknya membuat laporan ke Bareskrim.

Waktu itu mereka sudah ke mengambil sample ke lokasi sebanyak dua kali. Tapi laporan yang di Bareskrim ini pertama kali dilakukan BAP

"Laporan yabg di Polda digabung dan ditindaklanjuti dengan membuat BAP. Kecuali nanti Polda tidak bisa menindak lanjuti, kami akan ke Bareskrim karena laporannya di sana. Kita akan bertanya Bareskrim misalnya kenapa tidak ada pemberitahuan yang dilakukan Polda,: ucapnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post