Senin, 18 September 2017

Di Medan Sumut. Ada Dosen Bergelar Doktor Merasa Lumrah Masukkan Anak ke SMAN 2 dari Jalur Illegal

sinartapanuli.com

MEDAN- Forum Komunikasi Organisasi Pendidikan Sumut terkejut saat mengetahui ada orangtua, yang bergelar Doktor, memasukkan anaknya ke SMAN 2 Medan melalui jalur illegal, Senin (18/9/2017)

"Kami sangat heran. Kok ada yah orang yang berpendidikan tinggi. Ngak tanggung-tanggung, dia bergelar Doktor. Dari Unimed pula itu," ujar Abdul Lafif, Koordinator Forum Komunikasi Organisasi Pendidikan Sumut saat mendatangi Kantor Ombudsman Sumut untuk menyampaikan dukungan mereka.

Ia mengutarakan, mereka sangat khawatir dengan kualitas pendidikan di Sumut lantaran ada Dosen yang bergelar tinggi dari universitas ternama malah merasa lumrah memasukkan anaknya dari jalur illegal.

Atas ke khawatiran mereka ini, mereka berencana menjumpai rektor di mana sang dosen yang memasukkan siswa siluman mengajar.

"Bagaimana tidak khawatir kami. Bisa-bisanya dia mengaku lumrah memasukkan anaknya ke SMAN 2 Medan melalui jalur yang tidak pas. Makanya nanti kami mau jumpai dulu Rektor Unimed, pak Syawal Gultom. Kami ngak mau ada yang mengajari calon guru-guru malah begitu, kami mau dosen-dosen yang ada di Unimed itu bagus semua," ujarnya.

Abdul Latif juga mengutarakan bahwa dengan adanya sikap Dosen Unimed ini membuat anak-anak mereka yang kuliah di Unimed, merasa terkejut mereka memiliki dosen yang gigih memperjuangkan siswa siluman yang jelas-jelas menyalahi aturan.

 

"Kemarin anak saya yang kuliah di Unimed, mengeluhkan adanya dosen mereka yang terang-terangan mendukung siswa siluman," tuturnya.

Sebelumnya seorang dosen yang mengajar di Unimed, Drs Eddyanto. M.Sc.,Ph.D, yang merupakan lulusan Universitas Luar Negeri, memasukkan anaknya ke SMAN 2 Medan melalui jalur tidak resmi, dan dengan gigih mempertahankan siswa siluman dipertahankan di SMAN 2 Medan.
Next article Next Post
Previous article Previous Post