Rabu, 20 September 2017

Diduga Cabuli Bocah, Polres Humbahas Amankan Kakek Kakek

sinartapanuli.com

DOLOKSANGGUL- Jajaran satuan reserse kriminal, melalui unit perlindungan perempuan dan anak (PPA), Polres Humbang Hasundutan (Humbahas ) amankan TL seorang kakek kakek (65) warga Desa marbun Kecamatan Baktiraja lantaran dilaporkan melakukan pencabulan terhadap bocah KEB (4) warga setempat.
Kejadian biadab tersebut terjadi Minggu (10/9) sekira jam 18.00 Wib di salah satu kamar tidur rumah tersangka.

Berawal terungkapnya kasus ini, berkat pengaduan korban kepada orang tuanya, yang mengatakan bahwa tersangka telah mencabulinya.

Mendapatkan informasi tersebut, orang tua korban langsung berembuk dengan keluarga lainnya dan melaporkan kejadian pencabulan itu kepada penatua Desa dank e pihak kepolisian.

Saat itu juga petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

Informasi yang dihimpun , korban saat itu sedang bermain di halam rumahnya, kemudian tersangka mendatanginya lalu menawarkan uang dan mengajaknya masuk kerumah tersangka.

Sesampai dirumah, tersangka kemudian membawa korban masuk kesalah satu kamar dan menidurkan korban. Kemudian pakaian hingga celana dalam korban dilucuti tersangka.

“Dan saat itulah terjadi perbuatan bejat tersebut,”ujar sejumlah warga sekitar.

Kapolres Humbahas AKBP Nicolas Ari Lilipaly yang dihubungi secara terpisah membenarkan penangkapan tersebut.

“Pada saat kita tangkap, tidak ada perlawanan dari tersangka sehingga proses penangkapan berjalan lancar dan tersangka langsung di bawa ke kantor dan kini masih dalam pengusutan lebih lanjut,”ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporkan keluarga korban. Yang menurut laporan tersebut, KEB bocah berumur 4 tahun telah dicabuli tersangka.

Berdasarkan laporan tersebut, katanya tersangka memberikan uang Rp 500 kepada korban.

“Jadi begini, didalam laporan itu, tersangka mengajak korban masuk rumah, dan untuk memuluskan aksinya tersangka member uang Rp 500 terhadap korban,”ucapnya.

Akibat perbuatan bejat tersebut, tersangka pun dikenai pasal 332 KUHP atau pasal 81 dan 82 nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(*)
Next article Next Post
Previous article Previous Post