Selasa, 05 September 2017

Dinas PMDP2A Humbahas Hadiri Musrenbang Desa Parsingguran II

Pollung,Humbahas,Sinartapanuli.com

- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMDP2A) Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga Adat Ferry Sitorus dan Kepala Seksi Ekonomi Usaha Desa Albert Siahaan,menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2018 desa Parsingguran II, kecamatan Pollung, yang bertempat di ruang serbaguna GKPI,Senin (04/08/2017).

Dalam sambutannya,Ferry Sitorus mengatakan kalau dana desa adalah dana untuk dipergunakan masyarakat desa untuk membangun sarana,prasarana,fisik,dan pemberdayaan.Yang tentu saja merupakan kepentingan kelompok masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.

Menurut Ferry, dana desa bisa digunakan masyarakat untuk kelompok-kelompok,semisal kelompok tani ,koperasi,dan organisasi.

"Alangkah idealnya bila masyarakat membuat permohonan bantuan yang dikucurkan dari dana desa dengan melalui organisasi", ujarnya.

Ferry juga mengingatkan kalau kopi terbaik di Humbahas selain dari Lintong juga ada yang berasal dari Parsingguran II. Dan hal itu,kata Ferry,berdasarkan penelitian dari para ahli yang membidanginya.Jadi,komiditi kopi sangat berpeluang sekali dikembangkan menjadi Badan Usaha Milik Desa yang dananya dibantu dari dana desa.

Pada kegiatan musrenbang tersebut, kepala desa Parsingguran II Sabar Banjarnahor juga turut memberikan sambutan.Dia menyebutkan dana yang akan dikelola desa nantinya di tahun 2018 akan semakin meningkat.Tahun 2018 ADD diperkirakan Rp 300.000.000,- .Dana Desa Rp 1,4 Millyar.Jadi totalnya Rp 1,7 Millyar.
Sabar berharap setiap perwakilan dari setiap dusun memberikan permintaan pembangunan untuk anggaran tahun 2018 nanti berdasarkan kepentingan bersama.Dan yang terpenting dari yang penting pun akan menjadi skala prioritas pengalokasian dana desa nantinya.

Selain dihadiri SKPD DPMDP2A, acara tersebut juga dihadiri Camat Pollung Hanaya C Simamora beserta jajarannya,sejumlah tokoh masyarakat desa,pengurus-pengurus kelompok tani,perangkat-perangkat desa,dan juga ratusan warga lainnya.

(Rachmat Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post