Senin, 25 September 2017

Kereta Api Trans Sumatera Selesai 2019

sinartapanuli.com

- Kementerian Perhubungan menargetkan pengerjaan kereta api Trans Sumatera rampung di akhir tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi di sela-sela kunjungan ke Kampung Berseri Astra di Cengkeh Turi Binjai, Minggu (24/9).

Ia menjelaskan, proyek pengerjaan jalur kereta api trans Sumatera yang digagas Presiden Joko Widodo dari Medan menuju Langkat, dan langsung ke Aceh tersebut adalah proyek prioritas.

"Pengerjaan kereta api Trans Sumatera akan diprogramkan terus. Kalau pun ada berhenti hanya masalah dokumentasi saja," jelasnya.

Ia menuturkan, kereta api Trans Sumatera adalah proyek prioritas dari pemerintah pusat menjadi satu projek strategis nasional. Oleh karena itu pengerjaannya hanya masalah waktu saja.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Keselamatan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara, Iskandar, kepada Tribun, mengatakan, saat ini Kereta Api Trans Sumatera sedang dalam pengerjaan.

"Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara saat ini sedang melakukan pengerjaan rel kereta api dari arah bawah dan arah atas," terangnya.

Ia menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pengerjaan Binjai-Besitang dengan panjang sekitar 80 kilometer.

Kemudian juga sedang dilakukan pengerjaan untuk Besitang-Sei Liput, serta juga pembangunan di Rantau Prapat menuju Kota Pinang sepanjang 48 kilometer.

"Kendala terbesar dari pengerjaan Kereta Api Trans Sumatera ini adalah pembebasan lahan. Apalagi dalam pembebasan lahan melibatkan instansi pemerintahan daerah dan juga masyarakat sehingga memerlukan waktu yang cukup panjang," jelasnya.

Ia mengatakan, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara memang mendapatkan arahan dari pusat untuk memprioritaskan program kereta api Trans Sumatera tersebut.

"Jika semua berjalan lancar mulai dari pembebasan tanah hingga dana pengerjaan maka kereta api Trans Sumatera ini pastinya dalam dua atau tiga tahun ke depan sudah bisa selesai," katanya.

Kunjungan Menteri Budi Karya Sumadi untuk menghadiri kegiatan Inspirasi 60 Tahun Astra yang dilakukan di Kota Medan dan Binjai. Terkait apa yang dilakukan Astra ia mengaku sangat mengapresiasi.

"Hari ini saya sangat senang karena semua mulai dari Astra hingga pemerintah daerah mendukung program pemerintah. Presiden selalu mengatakan ajak swasta, ajak pemerintah dearah untuk mendukung program pemerintah," ujarnya.

Ia menerangkan, menurut global status report on road safety, lebih dari 1 juta orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia.

"Tiga hingga empat orang tersebut berusia 15 tahun hingga 29 tahun. Melalui pembinaan keselamatan ini, anak muda diingatkan agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas," terangnya.

Ia menjelaskan, masyarakat harus selalu diingatkan supaya tidak lalai terutama dalam berkendara.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Budi juga menandatangani kerja sama antara Kementerian Perhubungan dan PT Astra International Tbk terkait pembinaan keselamatan berlalu lintas.

Kerja sama ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemhub) Republik Indonesia yang telah melakukan langkah-langkah dengan menetapkan beberapa sasaran kebijakan, di antaranya peningkatan peran angkutan umum, peningkatan kinerja lalu lintas dan peningkatan kualitas lingkungan.
Next article Next Post
Previous article Previous Post