Selasa, 17 Oktober 2017

Ketika Bupati Rapidin Simbolon Berharap Masukan Anak Rantau untuk Pembangunan Danau Toba Samosir

sinartapanuli.com

- Ditetapkannya Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSN) oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu, diharapkan bisa berdampak positif bagi kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah pusat menggelontorkan dana sekitar Rp 21 Triliun untuk menyulap Danau Toba sebagai destinasi pariwisata utama.

Untuk itu peran seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Kabupaten Samosir, sebagai pulau yang ada di Danau Toba, sangat diharapkan dapat menyerap program-program pemerintah pusat tersebut. Dibutuhkan karya kreatifitas dalam mengembangkan kawasannya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan, ada beberapa program pemerintah pusat bagi pemerintah daerah di kawasan Danau Toba.

Untuk Kabupaten Samosir, ada skala prioritas untuk menguatkan komitmen tentang pembangunan kawasan Danau Toba.
Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah) dan Bupati Pakpak Bharat pada acara Gala Night Singapore-Silangit Air Connectivity di Wisma Indonesia Singapura, Selasa (17/10/2017) untuk mempromosikan Danau Toba.
Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah) dan Bupati Pakpak Bharat pada acara Gala Night Singapore-Silangit Air Connectivity di Wisma Indonesia Singapura, Selasa (17/10/2017) untuk mempromosikan Danau Toba. 

Kabupaten Samosir sebagai salah satu kabupaten di Kawasan Danau Toba mendapat alokasi 200 hektare lahan untuk pembangunan semacam resort, Hotel, golf, dan lainnya.

Rapidin Simbolon mengimbau kepada anak rantau dari Samosir untuk memberikan masukan kepada Pemkab tentang rencana pembangunan ini.

"Agar jangan sebagai penonton saja tentang pembangunan wisata Danau Toba ini, bila perlu temui langsung Pemkab Samosir," ucap Rapidin.

Rapidin Simbolon juga memastikan, penerbangan Internasional di Bandara Silangit akan dimulai bulan ini.

Launching penerbangan internasional ini digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Selasa (17/10/2017).
Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah) dan Bupati Pakpak Bharat pada acara Gala Night Singapore-Silangit Air Connectivity di Wisma Indonesia Singapura, Selasa (17/10/2017) untuk mempromosikan Danau Toba.
Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah) dan Bupati Pakpak Bharat pada acara Gala Night Singapore-Silangit Air Connectivity di Wisma Indonesia Singapura, Selasa (17/10/2017) untuk mempromosikan Danau Toba.

Acara Gala Night Singapura-Bandara Silangit Air Connectivity ini dihadiri beberapa kepala daerah yang ada di kawasan Danau Toba.

"Launching penerbangan Singapura-Bandara Silangit Air Connectivity untuk mempromosikan Danau Toba," ujar Bupati Rapidin.

Ia menambahkan, penerbangan internasional itu akan dilayani Garuda Bombardir yang dijadwalkan terbang setiap hari.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir sudah resmi membuka Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Study Budaya Batak di Gereja Katolik Inkulturatif Paroki Pangururan, Kamis (11/101/2017) lalu.

Pembukaan museum ini bersamaan dengan Hari Museum Nasional Tahun 2017 yang bertemakan “Museumku Merajut Kerukunan Hidup Berbangsa".

Museum ini akan dibuka setiap hari untuk Umum, dan berada di bawah (lantai dasar) Gereja Katolik Inkulturatif Paroki Pangururan Samosir.

Ini adalah bentuk Kerjasama antara Keuskupan Agung Medan (KAM) dengan Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Dengan berdirinya museum ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah menjadikan Danau Toba menjadi kawasan tujuan wisata," kata pengurus Yayasan Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Studi Budaya Batak BD Simanjorang.
Penandatanganan Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Study Budaya Batak
Penandatanganan Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Study Budaya Batak 

Menurut Simanjorang, latar belakang pendirian museum ini bermula sejak awal tahun 90-an. Di mana, Samosir adalah wilayah asal muasal orang batak yang mempunyai budaya yang kaya.

Namun, seiring perkembangan zaman, budaya Batak mulai terkikis dan hampir punah.

Atas keprihatinan itulah ada seorang cendekiawan dari Belanda yang berhasil mengumpulkan barang-barang pusaka yang masih bisa diselamatkan.

Kemudian, barang-barang bernilai sejarah itu dipelihara yang dikelola Yayasan Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Studi Budaya Batak.

Adapun barang-barang koleksi museum yang bisa dilihat adalah gambar-gambar besar tentang kehidupan orang batak. ALat-alat rumah tangga, alat musik, alat tenun, alat perang, dan alat lainnya.

Pendirian Museum Pusaka Batak Toba dan Pusat Study Budaya Batak ini sebagai tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang museum.

Museum ini telah memperoleh Pengesahan Badan Hukum sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : AHU.0008909.AH.01.04 Tahun 2017 tanggal 24 Mei 2017.
Ahli Museum dari Italia dan Belanda
Ahli Museum dari Italia dan Belanda 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon menjelaskan, pembangunan dan pengembangan museum ini sengaja didatangkan ahlinya dari Italia.

"Program prioritasnya ke depan untuk menarik seluruh peninggalan Budaya Batak Toba yang ada di Belanda, dan akan menjadi salah satu objek wisata yang sangat erat kaitannya dengan Geopark Kaldera Toba," ujar Rapidin Simbolon.

Rapidin berharap, agar kedepannya para generasi muda bisa lebih mencintai sejarah Batak Toba yang ada di Samosir.

Ke depannya, dengan dibukanya secara resmi Museum Pusaka Orang Batak ini, pemerintah kabupaten Samosir akan mengembangkannya menjadi Museum bertaraf internasional.

"Setelah kita melihat peninggalan barang sejarah Batak Toba yang ada di Museum ini, hal itu bisa menambah nilai objek wisata di mata internasional, seperti apa sebenanya peninggalan barang sejarah khususnya Suku Batak Toba." ujar Rapidin.

Acara peresmian dibukanya museum ini turut dihadiri Uskup Agung Medan Anicetus Sinaga, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, Koramil Pangururan, tokoh masyarakat, serta para Pastor se-Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Permudah Akses Pengunjung
Para sopir dan kondektur bus foto bersama bersama Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah), Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir menyediakan angkutan khusus melayani rute Bandara Silangit di Siborong-borong Tapanuli Utara ke Pangururan, Kabupaten Samosir (pulang-pergi).
Para sopir dan kondektur bus foto bersama bersama Bupati Samosir Rapidin Simbolon (tengah), Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir menyediakan angkutan khusus melayani rute Bandara Silangit di Siborong-borong Tapanuli Utara ke Pangururan, Kabupaten Samosir (pulang-pergi). (Hand-Out/Pemkab Samosir)

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Samosir Rapidin Simbolon telah menyediakan transportasi gratis bagi penumpang pesawat yang mendarat di Bandar Udara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.

Peluncuran dua unit bus DAMRI rute Pangururan - Bandara Silangit (PP) itu dapat memudahkan para pengunjung ke Danau Toba Kabupaten Samosir.

Bus DAMRI yang di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir itu membuka layanan dua trip dalam sehari, pukul 06.00 WIB dan pukul 11.00 WIB dari terminal Onanbaru untuk periode Oktober sampai Desember 2017.

Rapidin Simbolon mengatakan, penyediaan bus gratis selama tiga bulan itu untuk memudahkan para wisatawan ke Samosir sekaligus untuk mewujudkan visi Kabupaten Samosir dari sektor pariwisata.

"Akan terus berupaya untuk membangun Samosir dari berbagai sektor demi untuk kesejahteraan masyarakat setempat," ujarnya.

Menurut Rapidin, sudah berbagai aspek dibenahi dan dikembangkan untuk menunjang wisatawan ke Samosir, seperti insfrastruktur jalan, pembangunan dermaga bertaraf internasional, dan penambahan kapal fery.

Pelestarian Lingkungan Objek Wisata
Bupati Simalungun JR Saragih saat berkunjung ke Kab Samosir
Bupati Simalungun JR Saragih saat berkunjung ke Kab Samosir (Tribun Medan / Ari Tanjung)

Selain itu, penanaman pohon dalam upaya pelestarian lingkungan dan menunjang pengembangan sektor pariwisata. Hal itu menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir.

Penanaman bibit pohon telah beberapa kali dilakukan di sejumlah tempat khusunya di kawasan objek wisata, di antaranya di Arboretum Aek Natonang, Kebun Raya Samosir di Kecamatan Simanindo.

Bupati Rapidin mengajak elemen masyarakat setempat untuk mengambil andil dalam pelestarian lingkungan hidup, diawali dengan lingkungan sekitar.

"Lingkungan yang asri akan memberikan kenyamanan dan kedamaian serta manfaat bagi warga sekitar dan para pengunjung," ucapnya, dilansir dari Antaranews.

Rapidin menyampaikan melestarikan dan menjaga lingkungan merupakan kewajiban bersama sebagai wujud kecintaan kepada alam.

"Kecintaan kita terhadap lingkungan harus kita jaga betul, demi anak cucu kita," ujarnya lagi.

Bupati juga menjelaskan bahwa akan di jadikan wisata cagar alam dan agrowisata, karena Aek Natonang memiliki banyak potensi wisata yang dapat menarik wisatawan.

Dukung Peternakan
Pelajar SMP Bertanding Catur di Pinggir Danau Tobab Kabupaten Samosir, Rabu (10/5/2017)
Pelajar SMP Bertanding Catur di Pinggir Danau Tobab Kabupaten Samosir, Rabu (10/5/2017) (Tribun Medan/Dedy)

Selain meningkatkan keasrian lingkungan, Rapidin Simbolon juga membuka pelatihan cara beternak babi yang digelar Perkumpulan Komunitas Ekonomi Rakyat Danau Toba (PK-ERDT) di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Samosir.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerjasama yang dijalin Pemkab Samosir dengan Komunitas tersebut yang didukung Sahabat Danau Toba.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon berharap, para peternak memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

"Jika memang ternak ini berhasil, yakinlah akan ada bantuan yang lebih besar lagi, intinya harus ada kejujuran dan usaha keras." katanya.

Rapidin Simbolon mengucapkan terima kasih kepada PK-ERDT yang telah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Samosir.

Dilansir dari Antaranews, Ketua PK-ERDT Togu Manurung mengatakan, bahwa PK-ERDT bertujuan untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Salah satu programnya adalah membina para peternak babi di Samosir.

PK-ERDT memberikan bibit ternak secara cuma-cuma dan akan mendampingi dan mengajari peternak hingga panen. Tiga kelompok tani binaan mereka berada di Pintusona, Hutanamora dan Onan Runggu.

Bibit yang diberikan akan dikembalikan peternak setelah panen, namun keuntungan yang didapat sepenuhnya adalah hak peternak.

Selain itu, Togu berharap adanya kerjasama dengan Pemkab Samosir untuk mewujudkan pertanian terpadu sehingga penggunaan lahan bisa lebih optimal.

Para peternak babi di Samosir akan dilatih mulai dari cara beternak terpadu, produksi ternak, penyakit babi, hingga pembiayaan ternak.

Dukungan dari Seniman
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (kiri) diulosi saat menghadiri acara deklarasi Persatuan Artis Kabupaten Samosir (PARKASA) se-Jabodetabek di Mulia Cafe, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Minggu (30/4/2017) malam.
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (kiri) diulosi saat menghadiri acara deklarasi Persatuan Artis Kabupaten Samosir (PARKASA) se-Jabodetabek di Mulia Cafe, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Minggu (30/4/2017) malam. (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon berserta jajarannya, Andi Situmorang, ketua Persatuan Artis Batak Indonesia, para artis Alex situmorang, dan artis senior James Simbolon resmi mendeklarasikan Persatuan Artis Kabupaten Samosir (PARKASA) se-Jabodetabek di Mulia Cafe, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Minggu (30/4/2017) lalu.

Acara pembentukan persatuan artis ini atas dukungan para artis yang berasal dari se-Kabupaten Samosir.

Acara deklarasi Parkasa diawali dengan acara kebaktian dan nyanyian khas batak. Selain itu, acara pembukaan deklarasi diisi dengan tarian Si Hutang Sanggul dari Tetty Samosir dance.

Usai tarian, Ketua umum Jimmy Simarmata membacakan visi dan misi Perkasa di hadapan Bupati Samosir serta seluruh tamu undangan yang hadir.

Acara dilanjutkan dengan deklarasi dan peresmian secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon kepada ketua umum Parkasa, Jimmy Simarmata.

Bupati Rapidin memberikan petaka sebagai wujud tanggung jawab dan tugas untuk mengembangkan potensi budaya dari seluruh personel dari seluruh masyarakat batak, khususnya Kabupaten Samosir.

"Atas warga Samosir dan ramah Tuhan dan berkatnya dengan petaka resmi ini, Jimmy Simarmata sebagai ketua umum Perkasa," ucap Rapidin Simbolon sembari menyerahkan petaka berbendera Perkasa.

Usai petaka diberikan kepada ketua Perkasa, Jimmy Simarmata, para tamu undangan yang hadir langsung berdiri dan bertepuk tangan secara meriah.

Rapidin Simbolon dalam sambutannya pun mengatakan sangat mengapreasi terbentuknya Perkasa.

Ia berharap, Perkasa ke depannya bisa menjadi mitra pemerintah Kabupaten Samosir dalam mempromosikan Pariwisata Danau Toba Samosir.

"Saya sangat mengapresiasi pembentukan perkasa ini, ini adalah kedepan saya harapkan saya berbangga hati karena lembaga ini menjadi mitra stategis perintah Kabupaten Samosir untuk mewujudkan pariwisata," ucapnya.

Rapidin berharap, semua artis-artis batak yang tergabung di Parkasa dapa memberikan nuansa baru dalam menciptakan variasi-variasi baru dalam mendukung pariwisata yang berbasiskan seni dan budaya khususnya di Kabupaten Samosir.
Next article Next Post
Previous article Previous Post