Jumat, 06 Oktober 2017

Terima Kritik dan Masukan Warganya, Bupati Taput Nikson Nababan Fungsikan Medsos

sinartapanuli.com

TARURUNG - Senja hampir layu, matahari nyaris terbenam pukul 17.30 WIB, saat iring-iringan Patwal Bupati Taput, Nikson Nababan tiba di Rumah Dinasnya Jalan Ahmad Yani, Tarutung, Kamis (5/10/2017).

Nikson baru saja pulang, setelah memimpin sekaligus meninjau berbagai kegiatan pemerintahan pada Hari Jadi ke-72 Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung.




Hanya sekitar 5 menit turun dari Toyota Prado hitam Plat merah BB 1 A mobil dinasnya, Nikson langsung menjamu kehadiran rombongan manajemen Tribun Medan.

 

Bersama Pemred Domuara Ambarita dan Setiawan selaku GM Busines Harian Tribun/Tribun-Medan.com, Bupati Incumbent itu menyelipkan canda tawa dalam perbincangan, meski terlihat lelah seharian.

Mereka larut dalam diskusi serta sharing terkait efektivitas pemberitaan melalui media digital. Baik itu dari media online maupun media sosial.

Pemimpin Redaksi Tribun Medan, Domuara Ambarita mengatakan, fenomena yang real di masyarakat saat ini menjadikan media sosial dan media online, memiliki daya dobrak yang luar biasa.

Sehingga, demi kemajuan pembangunan, merujuk adagium jurnalistik bad news is good news, bahwa Tribun akan memberitakan berbagai peristiwa yang buruk maupun baik, yang mungkin tidak enak bagi kalangan tertentu.

Media tidak boleh dilarang memberitakan sesuatu sesuai fakta di lapangan, tentu saja menjunjung kaidah jurnalistik, antara lain berita berimbang, berita terkonfirmasi kepada para pihak (cover bothside), tanpa tendensi (apa adanya dan tidak menggurui), serta melakukan check and recheck (akurat).

Dalam era media digital dan media sosial marak, andaipun ada kejadian yang tidak diterbitkan media massa minstream, maka informasi itu akan tetap menyebar. Bahkan akan sangat menjadi liar, karena berita medos belum tentu disertai konfirmasi dan penjelasan.

Tak ketinggalan, Domu berujar Tribun Medan, bagian dari Kompas Gramedia telah menerapkan secara baik konvergensi media; memadupadankan media cetak, online, video streaming dan media sosial.

Berdasarkan Google analytics, www.tribunnews.com adalah situs nomor lima paling banyak dikunjungi di Indonesia selain youtube, geogle Facebook.

Sedangkan tribun-medan.com dibaca minimal 10 juta pengunjung setiap bulan. Ditambah likers, follower dan pertemanan media sosial Tribun Medan juga cukup banyak.

GM Tribun Medan, Setiawan menambahkan, media cetak Harian Tribun Medan saat ini menjadi koran papan atas di Sumatera Utara, paling banyak oplah dan pembacanya

Kata Domu, melalui kekuatan konvergensi media yang komplet demikian, Pemkab Taput akan efektif dan efisien menyampaikan informasi dan berkomunikasi kepada masyarakat. Hal terpenting dibanding media cetak, tentu media online dan media sosial, dapat menjangkau pembaca menjadi luas ke seantero dunia.

"Gampang, cari pemimpin yang dicintai rakyat. Serta kepala daerah yang berani bermain Medsos serta tranparansi. Iya kan," timpal Nikson menyahut lalu serentak mereka tertawa.

 

Menyikapi Domu, Nikson menyampaikan, Pemkab Taput juga telah melaunching e-goverment mempermudah dan mempercepat berjalannya roda pemerintahan di Taput. Ia menilai, kehadiran Tribun terkhusus pemberitaan segi online akan semakin sejalan mendukung programnya.

Apalagi, Nikson juga banyak menampung persoalan dari Medsos melalui akun faceebook resmi yang ia tangani langsung. Dengan cepat dirinya segera dapat merespon segala keluhan masyarakat.

"Meski kadang tidak enak dihujat di Medsos, dan dituding pembohong. Misalnya pupuk tidak kebagian. Tapi saya ambil positifnya, jadi tahu program saya yang tidak jalan di bawah. Saya capture hujatan-hujatan itu dan saya kirim ke Kadis bersangkutan. Besoknya, kadis saya minta turun dan memberi apa yang diminta masyarakat. Nah, tak ada lagi hujatan karena kita sudah respon. Ya sampai di situ, selesai persoalan. Begitulah saya memakai Medsos," bebernya.

Nikson juga menuturkan, selain merespons warganya melalui Medsos, tak ketinggalan, dibawah Kepemimpinannya Taput juga memperhatikan Lansia. "Jadi main Medsos, main juga di Lansia. Dua-duanya," ucapnya.

Nikson bercerita, dirinya masih fokus dengan berbagai program yang sedang berjalan demi mewujudkan "Taput Sebagai Lumbung Pangan dan Lumbung Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Meski berbagai program seperti memodali Petani pupuk, bibit hingga traktor juga jaminan harga telah dilakukan.

Selain itu membangun kalan dari desa ke kecamatan dan ke kabupaten. Namun Taput juga diharapkan interkoneksi dengan kabupaten lainnya. Selain sudah berhasil mewujudkan Bandara Silangit hingga diresmikan presiden, ia juga berencana interkoneksi dengan tol laut yakni Labuhan Batu.

Domu mengapresiasi langkah Nikson. Pada bincang-bincang itu, dia mengatakan, "Tribun Medan bertekad membantu memajukan Taput melalui publikasi program-progam Pemda. Tribun ingin membangun kemitraan berkelanjutan untuk menggali potensi berbagai sektor, baik pendidikan dan ekonomi," ucapnya.



Tak sampai di situ, Nikson dan Domu juga membahas tentang oknum mengaku wartawan dan media yang kerap memberitakan berita hoax. Domu menganjurkan, mengatasi persoalan sebaiknya melapor ke Dewan Pers.

Menurut Domu, kalaupun media dimaksud tidak terdaftar di dewan pers, tentu dewan pers dapat mengarahkannya kepada Kepolisian.

Dengan demikian, berita-berita tersebut dapat diketahui aoakah hoax dan ujaran kebencian yang tentunya tak sesuai kaidah jurnalistik.

Diskusi di pendopo yang dinamai Sopo Rakyat itu berlangsung alot. Sharing diakhiri dengan jamuan makan malam.
Next article Next Post
Previous article Previous Post