Kamis, 16 November 2017

Butuh Perhatian Pemerintah!! Jalan dan Jembatan Rusak, Warga Desa Janji Kesulitan Pasarkan Hasil Bumi


Sinartapanuli.com(Onanganjang)

-Masyarakat Desa Janji, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan saat ini mengeluh kesulitan memasarkan hasil buminya. Pasalnya, jalan utama satu-satunya akses penghubung menuju desa tersebut, kini sangat rusak parah, badan jalan berlumpur dan licin.


“Dengan kondisi ini, terus terang kami kesulitan untuk mengangkut hasil pertanian kami,”keluh Lamhot Marbun Rabu (15/11).


Agar kerusakan tidak melebar pihaknya berharap pemkab segera mencermati dan melakukan langkah untuk perbaikan kerusakan itu.


Selain kerusakan jalan kata Lamhot, sebuah jembatan semi permanen yang menghubungkan aek Sipaihut ihutan yang menghubungkan Desa Janjji dengan ibu kota Kecamatan sudah terancam rubuh.

“Selain jalan rusak, badan jembatan yang menghubungkan Desa ini pun sudah bengkok dan miring.
“Kami berharap tahun ini bisa dianggarkan pemerintah karena melihat kondisi, kemungkinan jembatan ini tidak akan bertahan lama lagi,”ujarnya.


Masih kata Lamhot, kerusakan itu sudah sering diungkapkan kepada pemerintah melalui Kepala Desa setempat atau camat namun tak juga diperbaiki.


Kondisi jalan yang buruk tersebut, tidak hanya menjadi kendala untuk mengangkut hasil pertanian, namun juga bagi para siswa yang ingin bersekolah dan harus melewati jalan itu.


Seperti penuturan Naomi (14), salah seorang siswa SMP di daerah itu.


“Saya dan teman teman yang lain setiap pagi harus berangkat ke sekolah biasanya naik sepeda motor, namun karena medan yang dilalui begitu memprihatinkan, terpaksa kami harus berjalan kaki, itupun terpaksa harus buka sepatu, biar tidak kotor,”ujarnya.


Pantauan dilokasi kondisi Infrastruktur jalan dan jembatan didaerah itu memprihatinkan dan jauh dari harapan masyarakat.


Titik kerusakan hampir seluruh permukaan badan jalan yang diperkirakan 4-5 kilometer panjangnya.
Demikian juga dengan drainase (saluran air) berada pada pinggir jalan tersebut kurang terawat dan sebagian rusak, sehingga air dengan sendirinya mengalir kebadan jalan.


Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas PUPR Jhonson Pasaribu mengungkapkan, perbaikan jalan rusak memang harus menjadi prioritas lantaran terkait dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kita memaklumi kondisi yang terjadi, tetapi kita juga meminta kesabaran warga, mudah mudahan, perbaikan ruas jalan jalan itus masuk dalam program tahun ini,”ucapnya.



(TIM)
Next article Next Post
Previous article Previous Post