Senin, 27 November 2017

Effendi Simbolon: Bandara Silangit Bisa Realisasi Satu Juta Wisatawan Asing ke Danau Toba

Sinartapanuli.com MEDAN - Effendi MS Simbolon selaku Ketua Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) menyatakan, wisatawan bakal mempunyai akses lebih mudah dan cepat ke Danau Toba dengan beroperasinya Bandara Internasional Silangit.
Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Terminal Bandara Internasional Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara, beberapa waktu lalu.
"Masyarakat Batak dan Sumatera Utara bangga terhadap Presiden Jokowi karena memenuhi janji meresmikan Bandara Silangit yang kini berkelas internasional," katanya.
Selama ini, katanya, waktu tempuh melalui jalan darat dari Medan ke Danau Toba mencapai 5-6 jam, tetapi dengan penerbangan bisa dipersingkat menjadi 45 menit-50 menit.
"Bahkan, waktu tempuh bisa menjadi 30 menit saja dari Singapura, karena akan ada layanan penerbangan internasional bagi wisatawan asing melalui bandara di negera kota itu sebagai hub mancanegara ke Danau Toba,"kata Effendi Simbolon yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini.
Saat ini sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan ke Silangit, yaitu Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air dan akan menyusul Batik Air.

Ketua Umum PSBI, Effendi MS Simbolon berfoto bersama anggota PSBI, Minggu (26/3/2017). (Tribun Medan / Ayu)
Ketua Umum PSBI, Effendi MS Simbolon berfoto bersama anggota PSBI, Minggu (26/3/2017). 

"Semakin banyak maskapai penerbangan membuka rute ke Silangit maka bakal semakin banyak wisatawan ke Danau Toba, selain itu orang Batak semakin gampang pulang kampong ke Bona Pasogit,"ungkapnya.
Effendi Simbolon mengatakan peresmian Bandara Silangit itu akan membuat Sumut mampu mengejar target kunjungan satu juta wisatawan asing ke Danau Toba sampai tahun 2019.
Apalagi dengan runway sepanjang 2.650 meter saat ini, yang direncanakan Presiden Jokowi untuk diperpanjang menjadi 3.000 meter paling lambat 2020 maka Bandara Silangit akan mampu melayani lalulintas 500 ribu penumpang per tahun.
"Konon pula maskapai yang melayani rute penerbangan ke bandara ini berencana menggunakan pesawat yang lebih besar, yaitu Boeing -737, menggantikan pesawat jenis bombardier,"katanya
Dia mengatakan, saat ini saja tercatat 124.000 penumpang sudah mendarat di Bandara Silangit selama semester I tahun 2017 dengan penerbangan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air dari Bandara Kualanamu-Medan. Kapasitas penumpang diperkirakan akan terus meningkat seiring pengembangan pariwisata Danau Toba.
Effendi Simbolon yang mendapat banyak dukungan untuk bertarung maju dalam Pilgubsu 2018 nanti mengatakan bandara memang membuka akses ke daerah yang memiliki potensi wisata seperti Danau Toba. Apalagi, katanya, Danau Toba sudah masuk daftar sepuluh Kawasan Strategis Pariwisata Nasional bersama Yogyakarta, Lombok, dan daerah lainnya.
"Maka, Danau Toba memang sudah sepantasnya memiliki bandara internasional untuk menggaet satu juta wisatawan asing ke daerah ini pada tahun 2019 mendatang sebagaimana target pemerintah pusat,"katanya.
Ia mengimbau masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara untuk mendukung program pariwisata pemerintah tersebut, dengan menjaga tradisi lokal dan lingkungannya sebagai menu wisata yang digemari turis mancanegara.
"Kalau semakin banyak wisatawan ke Danau Toba maka perekonomian daerah akan terangkat, sehingga masyarakat bisa menjadi lebih sejahtera,"pungkasnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post