Selasa, 14 November 2017

Puluhan Hektare Pinus Hutan Lindung di Pollung Humbahas Disadap



Humbahas,Sinartapanuli.com - Seluas puluhan hektare pohon pinus yang berada di dalam kawasan hutan lindung di sadap oleh oknum warga yang mengaku sebagai penduduk setempat.Kawasan hutan tersebut berada di desa Parsingguran II,kecamatan Pollung,Humbahas (Humbanghasundutan).Penyadapan ini bertujuan untuk mengambil getah pinus dan kemudian akan di jual.


Amatan di lapangan,Rabu (15/11/2017),nampak juga sebuah mess para pekerja penyadap getah di bangun di tengah hutan.Selain harus menumbang sejumlah pohon untuk tempat bangunan tersebut,DAS (Daerah Aliran Sungai) juga turut menjadi korban karena bangunan mess tepat berada di pinggir sungai.Padahal air yang berasal dari sungai tersebut masih dikonsumsi  beberapa warga yang tinggal di arah hilir
dari sungai tersebut.


Beberapa pekerja yang berhasil ditemui di lapangan menyebutkan,mereka sudah berbulan-bulan bekerja di kawasan hutan tersebut.Dan semua pekerja rata-rata berasal dari luar kabupaten Humbahas.
"Kami ga tau bang apa-apa,kami hanya pekerja  di sini. Lagian kata tokenya,ini sudah ada izin dari provinsi ",ujar salah seorang pekerja.


Sementara itu,salah satu warga bermarga Banjarnahor yang berdomisili  di desa tersebut merasa sangat kecewa terhadap adanya proses kegiatan penyadapan getah pinus tersebut.Dirinya berpendapat kalau menyadap pinus sama saja dengan membunuhnya meski dengan cara perlahan.Karena lambat laun daun pinus tersebut akan menguning dan berguguran yang selanjutnya akan mati.


"Kita ga habis pikir,kenapa kegiatan tersebut diberikan izin,sementara lahan hutan kosong saja tak bisa dipergunakan warga untuk bercocok tanam.Ini ga adil",kata warga tersebut.


Menindaklanjuti adanya aktivitas penyadapan getah pinus tersebut,awak media ini pun mencoba mengkonfirmasi hal tersebut terhadap Kepala KPH Wilayah 13 Benhard Purba yang berkantor di UPT Dinas Kehutanan jalan Siliwangi Doloksanggul.Tapi sayang,Benhard Purba selaku pihak berwewenang terhadap kawasan hutan lindung tersebut tak berada di kantor.


"Bapak Benhard ada di Medan,Kamis minggu depanlah kalau mau jumpa",ujar salah seorang staf di kantor tersebut.



(R Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post