Sabtu, 09 Desember 2017

42 Bupati-Walkot Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif. Ini Nama-namanya....

Sinartapanuli.com Jakarta - Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Kellog Innovation Network (KIN) ASEAN memberi penghargaan kepada sejumlah wali kota dan bupati di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi para kepala daerah tersebut dalam bidang kesehatan, pendidikan, kemiskinan, pariwisata, perdagangan, serta investasi.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Anselmus Tan kepada para wali kota dan bupati dalam Penganugerahan Wali Kota Entrepreneur Award dan Bupati Entrepreneur Award 2017 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).


"Ini perlu dipublikasikan karena selama ini image kepala daerah itu terkait OTT (operasi tangkap tangan). Padahal di balik itu semua banyak kepala daerah yang inovatif," kata Anselmus setelah menyerahkan penghargaan.

Risma dan 42 Bupati-Walkot Raih Penghargaan Kepala Daerah InovatifPuluhan bupati dan wali kota mendapat penghargaan kepala daerah inovatif. (Haris Fadhil/detikcom)


Pemberian penghargaan ini untuk mengapresiasi kepala daerah yang kreatif, inovatif, dan entrepreneur. Proses penilaiannya dimulai dari sosialisasi kepada anggota Apeksi dan Apkasi, pengisian angket, hingga penilaian aspek-aspek kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan oleh tim juri yang terdiri dari KIN ASEAN.


Untuk tingkat kota, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi peraih penghargaan terbanyak, dengan lima penghargaan, yaitu di bidang kemiskinan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan investasi. Disusul oleh Walkot Jambi dengan penghargaan pada bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi, serta Kota Pangkal Pinang dengan penghargaan bidang pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. 


"Kami mengapresiasi perangkat daerah Pangkal Pinang yang terus bekerja lebih baik di tahun 2017," kata Wali Kota Pangkal Pinang Muhammad Irwansyah setelah menerima penghargaan.


Berikutnya, Kota Malang mendapat dua penghargaan, yaitu di bidang kemiskinan dan pariwisata, serta Kota Semarang dengan dua penghargaan, yaitu di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, ada Kota Bogor, Bekasi, dan Tangerang Selatan, yang meraih penghargaan di bidang investasi.


Kemudian ada Kota Pematangsiantar, Cimahi, dan Surakarta, yang meraih penghargaan di bidang perdagangan. Berikutnya ada kota Pontianak, Bengkulu, Depok, Makassar, Parepare, Tanjungpinang, Mataram, dan Pekalongan, yang mendapat penghargaan di bidang kesehatan.


Pemkot Magelang mendapat penghargaan di bidang pariwisata. Untuk penghargaan di bidang kemiskinan diraih Pemkot Banda Aceh, Bima, dan Pekanbaru. Serta penghargaan di bidang pendidikan diraih Kota Tangerang dan Bontang.


Sementara itu, untuk penghargaan tingkat kabupaten paling banyak diraih oleh Kabupaten Malang, dengan dua penghargaan, yaitu di bidang kesehatan dan pariwisata. Selain Malang, ada Pemkab Trenggalek, yang meraih penghargaan di bidang kemiskinan. 


Kemudian Pemkab Deli Serdang, Gowa, Karanganyar, dan Kudus meraih penghargaan di bidang pendidikan. Penghargaan di bidang kesehatan diraih oleh Situbondo, Tulungagung, dan Pakpak Bharat.


Pemkab Bogor, Gunungkidul, dan Pangandaran turut meraih penghargaan di bidang pariwisata. Berikutnya ada Kulon Progo, Ngawi, Sidoarjo, dan Tapanuli Utara yang meraih penghargaan di bidang perdagangan. Serta Boyolali dan Pasuruan meraih penghargaan di bidang investasi. 
Next article Next Post
Previous article Previous Post