Rabu, 20 Desember 2017

Panen Perdana Jagung Upsus di Desa Sionon Hudon Selatan Kec. Parlilitan

Parlilitan(Sinartapanuli.com) -Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor. SE mengahdiri acara Panen Perdana Jagung Hidrda 228 yang didampingi Wakapolres Humbang Hasundutan Kompol.  Ir. T. Pasaribu. MAP, Pabung Kodim 0210 TU Mayor Junaidi Tarigan, Asisten I Drs. Tony Sihombing. M.AP Asisten II Drs. Lamhot Hutasoit, Kadis Pertanian Ir. Junter Marbun. MM Kadis Ketahanan Pangan Sabar Sitanggang. SP. Kadis Peternakan dan Perikanan Luhut Marbun, SP Kabag Protokol Setdakab. Humbang Hasunduatan Jakkon H Marbun. SE .MM. Uspika Kec. Parlilitan, Koordinator PPL Kec. Parlilintan, PPS Kec. Parlilitan dan Tokoh masyarakat, Adat, Agama dan Juga hadir PT. Charoen Pokphand Indonesia Cabang Medan yaitu Bapak Siagian dan Dedeth Karlay Bagian Pembelian.


  Sekitar 200 orang petani berkumpul di areal perladangan Desa Sionon Hudon Selatan Kec. Parlilitan. Mereka berasal dari 12 kelompok tani yang menanam jagung Upaya Khusus (Upsus) Pada hari Rabu, 20 Desember 2017 itu diadakan kegiatan temu tani dan panen perdana jagung.


Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat petani untuk menanam jagung sekaligus untuk mensukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.  Kepala Desa Jonner Tinambunan mengharapkan dengan panen perdana Jagung Hibrida BISI-228 ini petani mampu meningkatkan produksi jagung. “Melalui program ini, petani di desa kami tidak lagi ketergantungan untuk terus menerus menanam padi dan menghilangkan persepsi petani jika menanam jagung selalu merugi, karena dengan program ini lahan seluas 150 hektar dengan panen bertahap, dan mampu menghasilkan 7,5 ton / hektar jagung pipilan kering. Oleh karena itu, dengan panen jagung hibrida ini diharapkan bisa menambah minat untuk menanam jagung dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Tokoh masyarakat/adat yang disampaikan Pdt. Olman Sihotang mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Humbang Hasundutan atas perhatian kepeduliannya kepada masyarakat, dan memohon juga kepada Pemerintah Humbang Hasundutan karena mayoritas penduduk Humbang Hasundutan hidup dalam sektor pertanian dengan demikian agar APBD dapat dialokasikan pada sector pertanian, yang langsung menyentuh hati masyarakat dan penyaluran pupuk kedepan dapat tepat waktu.

  Jagung Hibrida BISI-228 yang digunakan pada program Upsus, ini merupakan jagung yang mempunyai keunggulan yang menguntungkan petani. Ketahanan terhadap bulai yang sangat baik, sehingga melindungi petani dari kegagalan panen karena penyakit.

   PT. Charoen Pokphand Indonesia Cabang Medan yaitu Bapak Siagian dan Dedeth Karlay Bagian Pembelian menyampaikan bahwa harga jagung yang dapat dibeli hari sekitar harga Rp. 3.800/kg dengan kadar air 14%, dan mereka nantinya langsung turun untuk menjemput hasil pertanian (jagung) ke lokasi.  Bupati menyampaikan agar petani benar-benar kerja keras dimana dengan kehadiran Handtraktor dan Exavakator sebanyak 16 unit tipe 110 HP di Humbang Hasundutan dapat nantinya untuk membantu para petani untuk membuka lahan pertanian yang selama ini masih lahan tidur.


Dalam kegiatan ini pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memberikan bantuan kepada 12 (dua belas) kelompok tani di Desa Sionom Hudon Selatan dan 2 (dua) unit alat pemipil jagung. (Tim)
Next article Next Post
Previous article Previous Post