Selasa, 23 Januari 2018

Waspadalah!!! Penderita HIV di Humbahas Capai 69 Orang. Ini Rincianya.....

Doloksanggul (Sinartapanuli.com) - Jumlah pengidap penyakit menular HIV (Human Immunodeficiency Virus) di kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) mencapai 69 orang.
43 orang diantaranya adalah laki- kali dan 23 orang lagi adalah wanita.


Dari ke 69 penderita HIV tersebut 68 orang adalah penduduk asli kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) sedangkan 1 orang lagi adalah salah satu narapidana perempuan yang ditahan di Lapas Doloksanggul dan berasal dari luar Humbahas.


Dikabarkan penderita HIV sejumlah 69 orang tersebut adalah saat ini dalam keadaan  sudah berobat sedangkan yang bebas dan belum melakukan tes sejauh ini belum diketahui jumlahnya.

Kepada Sinartapanuli.com Hal tersebut dikatakan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Humbahas Robert Silaban SKM,Mkes didampingi stafnya Hertati Nababan SKM dan Horas MH Sihotang SKM  di ruangannya, Senin (22/01/2018) lalu. 


Dikatakannya,penyakit HIV adalah penyakit menular.HIV hidup di semua cairan tubuh manusia tetapi hanya bisa ditularkan melalui darah, air mani (cairan,bukan sperma) cairan vagina dan ASI (Air Susu Ibu).


 Jadi untuk itu lanjutnya, berhubungan seksual (anal,oral,vagina) dengan orang yang terinfeksi HIV harus dihindari kalau tanpa menggunakan alat kontrasepsi kondom. Selain itu penggunaan jarum suntik/tindik/tato secara bergantian pun juga bisa menularkan virus tersebut.

 "Gejala awal ketika seseorang sudah tertular tak menunjukkan hal yang berarti.Bisa saja hanya timbul dalan bentuk influenza. Setelah tertular, bisa saja nanti 3 dan bahkan 8 tahun kemudian baru menunjukkan tanda-tanda yang serius",katanya.

 Ditambahkannya, setelah melewati fase pertama dan kedua yang cenderung tak menunjukkan gejala serius,penderita HIV pada tahap ke tiga akan mulai menunjukkan gejala serius.

Gejala-gejala yang muncul bisa saja berupa suara berat, flu berat, keringat dingin yang berlebihan di malam hari, pembengkakan getah bening, dan nafsu makan juga bakal berkurang. Fase ketiga dan fase selanjutnya disebut sebagai fase AIDS (Acquired ImmuneDeficiency Syndrome).

 "Penderita juga biasanya akan mengalami penurunan berat badan yang drastis yakni 10% dari biasanya dan terjadi hanya dalam tempo 30 hari",ujarnya.

Sambungnya, setelah itu penderita HIV akan mengalami fase terakhir. Di fase ini penderita kemungkinan besar akan mengalami infeksi oportunistik seperti kanker kulit,infeksi TBC,infeksi usus,dan infeksi otak.Dan penderita bisa meninggal dunia.


 "Jadi penyakit ini menjadi penyakit yang amat berbahaya.Makanya sosialisasi-sosialisasi terus akan kita galakkan. Seperti yang sudah-sudah,kita sudah melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah dan gereja.Dan melalui organisasi-organisasi juga sudah kita ajak untuk ikut bersosialisasi.    Dan kita harap semoga  ke depan sosialisasi  akan terus berjalan dan tentu kita harap jauh lebih bagus.Dan kita harap anggaran dari pemerintah kita disiapkan untuk hal ini",tutupnya.


 (R Tinton)
Next article Next Post
Previous article Previous Post