Selasa, 20 Maret 2018

Kasus Kematian Maslin Sihombing Belum Terungkap. Ini Harapan Keluarga Korban Ke Polres Humbahas

Lintongnihuta(Sinartapanuli.com) -Maslin David Sihombing (47) warga Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang ditemukan tewas pada 3 Januari lalu di depan sebuah warung kopi tidak jauh dari tempat tinggal korban sekira pukul 3 dini hari, hingga saat ini masih belum menemukan titik terang pengungkapan kasus kematian secara misterius tersebut.

Hal itu diungkapkan Manampin Sihombing (43) saudara kandung korban kepada wartawan, Senin (19/3). “Sudah dua (2) bulan lebih sampai saat ini tidak ada laporan ke kita keluarga dari kepolisian sudah bagaimana perkembangan kasus kematian abang saya. Padahal kemarin, Pak Kapolres berjanji akan mengabari perkembangannya setiap dua minggu sekali, nyatanya tidak,” sebut Manampin sedikit kesal.

Didampingi Riama br Sihombing (47) yang tak lain adalah kakak korban beserta keluarga korban lainnya, pihak keluarga menyayangkan kinerja kepolisian yang dianggap tidak serius dalam pengumpulan bukti-bukti untuk penanganan kasus kematian saudara mereka tersebut.

“Atas nama keluarga dan keluarga besar Sihombing, kita mendesak kepolisian tidak main-main, segera ungkap kasus kematian saudara kami. Karna setahu kami, meski dia (korban-red) seorang supir, dia orang yang mudah bergaul dan tidak pernah terdengar memiliki musuh diluar sana,” kata Manampin yang kemudian di iyakan keluarga korban lainnya.     

Menanggapi hal itu, Kapolres Humbahas AKBP R Dayan saat dihubungi via selulernya mengatakan kasus kematian Maslin sudah dalam tahap lidik dan telah memeriksa sebanyak 30 orang saksi guna dimintai keterangan, diantaranya pihak keluarga hingga teman-teman korban. “Dalam proses lidik, dan sudah 30 saksi yang diperiksa,” ucap Kapolres.

Terpisah, Kanit I Ipda Rocky Siantury menjelaskan pihaknya tidak bermain-main menangani kasus tersebut. Bahkan atas perintah Kapolres dikatakan Rocky pihaknya telah membentuk 20 tim khusus agar kasus kematian Maslin dapat segera terungkap.

“Kita terus mengejar kasus ini, 20 tim sudah dibentuk atas atensi Pak Kapolres. Jadi mohon masyarakat bersabar khususnya keluarga korban, kasus ini akan kita ungkap,” ujar Rocky.

Diceritakan sebelumnya, tewasnya Maslin Sihombing pertama kali ditemukan oleh warga bernama Patar Sihombing di halaman depan warung kopi milik Jhonson Sihombing pada Januari lalu. Kepolisian juga telah meminta keterangan mereka khususnya pemilik warung, berikut penemuan sebuah alat pekerjaan rumah berupa linggis yang berdekatan dengan mayat korban.

“Pemeriksaan saksi masih berlanjut termasuk pemilik warung yang sudah dua kali kita mintai keterangannya, berikut barang bukti linggis yang kita sita tak jauh dari TKP,” singkat Rocky.



(Sib/Tim)
Next article Next Post
Previous article Previous Post