Selasa, 24 April 2018

PT.PLN( Persero ) Sosialisasikan Listrik Pintar di Humbahas

Tarabintang(Sinartapanuli.com) -Untuk mengintensifkan penggunaan meteran listrik Prabayar, PT PLN (Persero) Rayon Dolok Sanggul Kab.Humbang Hasundutan lakukan sosialisasi listrik pintar di Kantor Balai Kec.Tarabintang Selasa (24/04).


Sosialisasi itu pun dihadiri oleh Penghulu (Kepala Desa) se Kecamatan,yang mana nantinya pihak Kepenghuluan bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang migrasi meteran Paska Bayar ke Prabayar.

Kegiatan yang bertajuk Mari Bermigrasi ke Listrik Prabayar ini merupakan upaya PLN Rayon Dolok sanggul untuk lebih mengenalkan keuntungan LPB bagi masyarakat pengguna listrik.

Menurut Manajer PLN Rayon Dolok sanggul Robet sirait Didampingi Marpin Tanjung,Sayful,Banyak masyarakat yang belum mengetahui keuntungan menggunakan listrik sistem voucher. Selain lebih praktis, listrik voucher tentunya akan menghilangkan kerepotan membayar rekening listrik setiap bulan,menidakan kesalahan pembacaan angka meter, tidak perlu khawatir diputus jika menunggak karena memang tidak ada rekening listrik yang dicetak, tidak dikenakan biaya beban, dan pengguna lebih bisa Mengontrol pengguna listrik serta banyak keunggulan-keunggulan lainnya, ungkap Robet sirait
Selain itu menggunakan listrik prabayar sekalian akan kita ganti KWh meter pascabayarnya menjadi KWh meter prabayar Kepada pelanggan tersebut.

Untuk migrasi itu, lanjut Robet tidak akan dipungut biaya pemasangan karena hal itu merupakan tanggung jawab PLN. "Pelanggan tidak akan dikenakan biaya pemasangan, tinggal mengisi pulsa saja," urainya menjelaskan.

Menurutnya, listrik Prabayar adalah upaya PLN dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya yang setia.Selain bebas dari kesalahan catat meteran dan rekening yang tinggi padahal pemakaian kecil, pelanggan juga dapat mengelola sendiri pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan keinginannya, tuturnya.

Jadi tidak sembarang pakai listrik seperti ketika masih bayar listrik di akhir bulan. Karena program yang dibuat oleh pemerintah pada umumnya dimaksudkan untuk dapat mewujudkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat, jelasnya.

Menurutnya, program listrik prabayar merupakan suatu program yang dapat dikatakan efektif apabila sasaran atau tujuan yang telah ditentukan dapat tercapai.
Terlebih, listrik merupakan kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat.

Kebutuhan energi listrik semakin hari akan semakin meningkat, baik untuk beban skala kecil maupun skala besar.

Sehingga, dengan adanya program listrik Prabayar diharapkan mampu untuk mengurangi permasalahan yang timbul dari program listrik Pascabayar, seperti adanya tunggakan pengguna listrik," tuturnya.
Dia menambahkan, layanan listrik Prabayar menggunakan voucher token (semacam pulsa) bisa dinikmati, baik oleh pelanggan baru maupun pelanggan lama, khususnya pelanggan yang memanfaatkan layanan tegangan rendah mulai 900 VA hingga 4.500 VA, dengan cara migrasi dari Pascabayar ke Prabayar.

Berbeda dengan perhitungan bagi pelanggan Pascabayar, pelanggan Prabayar tak dikenakan biaya beban, katanya.

Karena, tarif kWh meter Pascabayar dan Prabayar adalah sama dan secara total untuk rekening Prabayar tidak dikenakan biaya beban.

Menurutnya, sama halnya seperti saat membeli pulsa isi ulang untuk ponsel, dia mengatakan bahwa besaran token yang disediakan PLN beragam pilihan nilai, mulai dari Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000,Rp 250.000.

Langkah itu, merupakan wujud komitmen PLN untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan. Karena, jumlah tagihan yang tak terkontrol diakuinya selama ini menjadi salah satu keluhan pelanggan.
"Harapan kami, pada tahun ini (2018) pelanggan sudah beralih ke meteran prabayar.pungkasnya

(Sumber:Medsos/Tim/LN)
Next article Next Post
Previous article Previous Post