Senin, 02 April 2018

Sejuk Dan Damai. Perayaan Paskah JTP -FRENDS Di Kecamatan Muara

Muara(Sinartapanuli.com -Perayaan Paskah 2018 yang jatuh pada Minggu 1 April, dirayakan oleh JTP FRENDS di Muara dengan berbagai macam agenda. Mulai dari mengikuti ibadah dan blusukan hingga menerima "Borhat-borhat" secara adat Batak ( = pemberangkatan) dari keluarga besar Marga Sianturi Boru-Bere & Ibebere dan juga dari warga Muara.

Marga Sianturi yang ada di Desa Simatupang - Muara, memang merupakan keluarga sekaligus kampung halaman dari isteri JTP, yang terlahir dari boru Sianturi. Barangkali, Itu  sebabnya, saat sesi kata sambutan, JTP menyerahkan mik kepada Calon Ibu PKK Taput itu untuk menyampaikan kata sambutan. 

Adapun Calon Bupati Taput yang lebih dikenal dengan JTP (singkatan nama dari DR. Jonius Taripar P Hutabarat M.Si, S.Si) hanya mengawali dan menutup sambutan tersebut itu dengan beberapa topik, ternasuk memperkenalkan anak-anaknya kepada hadirin.

Biasanya, dalam setiap pertemuan, JTP tak pernah absen memberi kata sambutan yang padat paparan dengan penuh semangat dan berisi motivasi serta menjelaskan visi misi dan kerinduan paslon tersebut, agar Taput masa depan dapat melakukan percepatan dalam berbagai aspek; cepat bangkit dalam konteks Berbudaya, Beriman, Maju dan Sejahtera.

"Sebenarnya, sebagai istri saya sungguh berat untuk melepas suami saya ini menjadi calon Bupati di Taput. Jujur, bahwa menjadi polisi sungguh enak karena penghasilan dan fasilitas yang lebih dari cukup untuk kami apalagi kariernya masih tersisa hampir 15 tahun lagi. Tapi..(agak terhenti sejenak dan suasana hening). Suara saya sebagai Istri dan suara anak anak yang melarangnya tidak didengarkan karena ternyata suara sendu dari pelosok Taput lebih kuat memanggilnya agar dia berkarya di Bona Pasogitnya," papar Ibu dari tiga orang anak itu dengan nada sendu.

"Bagi saya, tak ada pilihan lain selain terus mendukung niat tulusnya untuk membangun Taput.  Dulu, sewaktu kecil saya sering liburan ke Muara dibawa orang tua untuk ziarah atau sekedar liburan. Jika hari ini kita dapat  berkumpul di sini, bertepatan pula dengan Hari Kebangkitan, bukanlah sebagai kebetulan tetapi saya anggap sebagai sinyal agar Taput segera bangkit dari ketertinggalan. Dan saya percaya, Doa dan restu dari Opung, Bapa Uda, Tulang, Pariban dan seluruh keluarga akan menyertai perjuangan dan menambah semangat buat kami untuk memenangkan JTP. Semoga kelak, dia lebih banyak berbuat dan berkarya untuk Taput dan secara khusus di Muara. Sebagai Pomparan (keturunan) marga Sianturi, kami menyadari belum ada yang kami lakukan untuk Muara, tentu banyak kebutuhan mendesak yang belum kami ketahui, oleh sebab itu tolong ajari kami agar kami lebih memahami  apa yang akan kami lakukan untuk Tapanuli Utara dan Muara secara khusus," lanjutnya dengan tegas yang langsung disambut dengan riuh tepuk tangan.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Somuntul Banjarnahor dalam sambutannya yang penuh semangat dan berapi-api mengajak masyarakat Muara agar memenangkan JTP FRENDS.

"Saudara sekalian mungkin belum tahu betapa rindunya hati ini akan kehadiran dan sosok pemimpin yang Potensial, Muda, Cerdas,  Energik, Berbudaya serta Bermoral. Mereka berdua ini lah orangnya. Saya dengan lae ku Sihombing ini sangat merindukan agar JTP FRENDS menang, karena mereka adalah pemimpin muda, cerdas dan energik.  Berdiri dulu kamu Lae," papar Sumuntul dengan penuh makna sambil mengajak pria yang disebutnya.

Seorang Ibu sepuh yang mewakili Keluarga Besar Togatorop dan Rajagukguk dari Desa Lontung yang hadir dalam kapasitas sebagai Hula-hula Marga Sianturi, meminta agar Keluarga Besar Sianturi bersatu dalam memberikan dukungan dan menetapkan pilihan.

"Betapa bangganya kita karena ternyata di tengah kita ada Pomparan ( baca =anak) yang nantinya mampu membangkitkan kehidupan dan pembangunan di daerah kita. Hari ini bertepatan dengan perayaan Paskah atau Hari Kemenangan dan semoga ini menjadi simbol kemenangan buat JTP, " serunya.

Acara doa syukuran tersebut, berjalan sukses dan berakhir dalam suana keakraban dan penuh kekeluargaan dan lagu " O Yerusalem" berkumandang mengakhiri acara tersebut.


(Pelitabatak.com/TIM)
Next article Next Post
Previous article Previous Post